Saturday, August 20, 2011

Keinginan kuat itu Tekad, dan sedikit Nekat.


Hhmm .. rasanya ingin istirahat sebentar dari semua tugas2 & pekerjaan, wiken gitu loh ... Ini hari ke 20 dibulan Ramadan, bulan yang penuh rahmat dan nikmat (setidaknya, begitu yang saya rasakan).

Tidak akan saya biarkan pikiran buruk ataupun kekesalan merusaknya, ya nikmat, hanya nikmat yg saya ingin rasakan .. duh, segitunyaaaa .. emang ada apaan siiiiyyy??? .. Ada cinta yang jelas sih. Booo ... puasa2 batal ngomongin cinta? engga layaw!! ini cinta dlm bentuk yg lain. Cinta pada buku, cinta pada anak2 dan kesungguhan mewujudkan cinta itu.

Sekitar dua tahun lalu, saya mulai memberanikan diri menggapai mimpi, mengejar angan2. Ya, dua tahun! waktu yang cukup lama bagi yang menanti sesuatu kepastian, tapi buat kebanyakan orang yg mengerti suatu perjuangan, dua tahun itu termasuk cepat.

Awalnya hanya sebuah konsep yang kemudian saya bawa ke sebuah seminar penulis yg diselenggarakan oleh sebuah penerbit ternama. Saya mendapat undangan dari sahabat saya dulu di SMA, yg kini sudah cukup terkenal sbg penulis buku2 fiksi dan chicklit. Saya datang membawa konsep saja, lalu entah bagaimana saya dipertemukan dengan Head Editor penerbit ternama itu secara tidak sengaja, ia lalu minta saya mengirim "dummy".

Dummy terkirim, dan ditolak. Biasa bukan? .. buat seseorang yg cuma bisa menulis secara pas-pasan, cuma biasa menulis untuk blog, untuk note atau untuk kawan2 .. hal ditolak itu lumrah saja. Tapi saya tidak menyerah, saya perbaiki mana yg kiranya bisa diperbaiki, dan terus menulis. Satu persatu penolakan saya terima .. ah, wajar saja, batin saya, melihat pasar yg ada ditanah air mungkin buku yg hendak saya wujudkan itu terlalu "keluar jalur" tren yg ada.

Saya tetap tidak menyerah. Ada pameran buku dan penerbit di Gelora Bung Karno, saya datangi .. ya, saya bersyukur suami saya sangat mengerti dan mendukung cita2 saya, sehingga saya diperbolehkan pergi ke tanah air kadang sendiri, kadang ditemani dua anak kami yg kecil2. Beruntung pula saya memiliki adik2 ipar yg selalu siap menjaga, membantu dan mendukung niat saya. Salah satu adik ipar saya pulalah yg mewujudkan ilustrasi buku2 cerita itu dan menjadikannya terlihat lebih menarik dan layak ditawarkan. Di pameran buku saya datangi penerbit2 buku anak2 dan meninggalkan "dummy" jika diperkenankan. Namun usaha tsb pun belum membuahkan hasil. Sampai akhirnya suatu hari dibulan Agustus 2010, tepat setahun lalu saya mendapat angin segar. Dummy yang saya kirim melalui email kesebuah penerbit dinilai "cukup menarik" .. dan mulailah saya melihat secercah cahaya dan harapan.

Bulan September 2010 saya mulai bekerja paruh waktu di Lycee Francais de Singapour (sekolah perancis di Singapur) mengapa? .. saya ingin menambah pengalaman bekerja dilingkungan orang asing yg terkenal "sulit" dan "menyebalkan" itu. Sebaliknya, ternyata pengalaman saya bekerja disana dinilai sangat baik dan efektif.

Tetapi konsekuensinya untuk impian saya jadi sedikit terbengkalai. Saya tidak sempat menghubungi penerbit ybs dan mengejar harapan. Baru setelah saya keluar kerja akhir tahun 2010, karena pekerjaan suami membawa kami kembali ke Geneva, Switzerland, saya punya keberanian menanyakan dan mem-follow up buku2 cerita saya. Saya katakan bahwa ada kemungkinan saya mengadakan perjalanan ke Asia bulan Agusutus 2011, dan jika memungkinkan untuk bertemu.

Penerbit meminta agar kami bertemu, kami men-set jadwal tgl 1 Agustus 2011 sebagai "meeting" pertama kami, kebetulan hari itu hari pertama puasa, sehingga pihak penerbit mengubah pertemuan menjadi tgl 3 Agustus jam 11 pagi.

Saya datang dan nampaknya "I won over them" saya merasa "clicked" dan pembicaraan pun mengalir lancar dengan bu Head Editor nya, dan buku2 yg saya bawa cukup mengesakannya, apalagi ditambah "ide2" yg tiba2 saja muncul hingga melancarkan urusan hingga sejauh ini. Penerbit minta waktu untuk melakukan "board meeting" dan akan mengabarkan hasilnya kemudian, sehari setelah board meeting saya belum mendapat khabar, saya kembali mengirim email dan menyatakan siap jika diminta datang kembali ... dan ternyata akhir pekan itu saya diminta datang lagi ke kantor mereka. Kali ini urusan menjadi lebih jelas, lebih terfokus dan hasilnya positive. Head Editor nya mengatakan 2 buku saya untuk di listing tahun ini, dan mengatakan buku2 lain menyusul dan ada permintaan seri-seri cerita yang lain untuk disiapkan selanjutnya.

Saya hampir melonjak saat itu, tapi berusaha terlihat tenang, stay cool. Jalan masih panjang, revisi2 masih dinanti, time-line baru akan disiapkan dan kontrak pun belum disodorkan .. tetapi saya merasa optimis dan percaya, mereka sungguh2. Head Editor nya berkata ia merasa "exciting" dengan project barunya ini, sayapun merasa exciting karena jerih payah yg nampaknya tak kunjung pasti, kini ada secercah titik terang ...

Belum, saya belum menerbitkan buku, saya masih dalam proses kearah itu namun arah itu kini sudah lebih jelas ... kemana? kembali pada cinta! .. cinta buku, cinta anak2 dan mencintai apa yg kita yakini, cinta pada apa yg kita lakukan, insya Allah ada jalan ...

Jadi, kalau menurut saya .. keinginan kuat itu adalah tekad yg juga disertai sedikit nekat.

Geneva dihari ke 20 bulan puasa.

1 comments:

no limit adventure said...

salam kenal :)
nice post :)